-->

Terbukti.... Update Dapodik PAUD Ke Versi 3.0.2 Mengatasi Gagal Sinkronisasi

Hallo sahabat Blog PAUD, sudah lama sekali tidak Update Artikel, malam ini saya akan mencoba menuliskan sesuatu semoga artikel ini bermanfaat dan bisa mewakili jawaban dari teman-teman yang menanyakan solusi Gagal sinkronisasi.

Perlu diingat kembali Aplikasi Dapodik pengerjaannya adalah Terstruktur, dan pernah saya bilang "Jika Awalnya sudah melakukan kesalahan, maka kesalahan akan menunggu di depan".

Sangat disayangkan Jika seorang Operator Dapodik malas membaca dan menyimak sebuah tutorial baik Unistall, Installer, Pengisian dan lain sebagainya, biasanya yang patal adalal ketika pengisian pada Aplikasi Dapodik PAUD.

Pengisian Aplikasi Dapodik terdapat dua bagian, yaitu Pengisian secara manual dan Pengisian secara Otomatis artinya pengisian yang sudah disediakan oleh Aplikasi itu sendiri.

Misalkan Anda mengisi layanan dalam Rombongan Belajar. Layanan tersebut tidak akan muncul atau bisa dipilih apabila Anda tidak mengisi pada Data Rincian Lembaga. kemudian Anda melakukan pengisian manual dengan cara mengetiknya... Nah.. Pekerjaan tersebut yang anda lakukan adalah sudah menyalahi tata cara pengisian dalam Aplikasi. Contoh :
Ilustrasi Pengisian Layanan
Gambar di atas menunjukan bahwa Pengisian Dapodik Terstruktur, dengan demikian mari kita baca lagi Tutorial yang ada.

Gagal Sinkronisasi membuat galau semua Operator Dapodik PAUD sekarang, mungkin Gagal sinkronisasi diakibatkan beberapa faktor diantaranya jaringan tidak setabil, server dapodik pusat sedang maintence, kesalahan dalam pengerjaan dapodik dan masih banyak lagi penyebab Gagal sinkronisai.

Sekarang Tahun Pelajaran 2016/2017 yang sudah banyak ditemukan dilapangan bahwa gagal sinkronisasi diakibatkan sobat masih menggunakan Versi lama yaitu Versi 3.0.1 sedangkan versi terbaru sduah tersedia yakni versi 3.0.2.

Yang Lucunya lagi masih ada lembaga yang masih menggunakan Aplikasi Dapodik PAUD Tahun Pelajaran sebelumnya yaitu Tahun Pelajaran 2015/2016, entah apa alasannya mereka masih menggunakan versi yang sudah kaldawarsa tersebut. Apa Belum Membaca ...!! 

Ingat "Kunci utama Kesuksesan adalah Membaca" (Selain Takdir).

Dengan demikian saya memberikan judul artikel ini Terbukti.... Update Dapodik PAUD Ke Versi 3.0.2 Mengatasi Gagal Sinkronisasi

Untuk lebih jelasnya silahkan simak Videonnya yang sudah saya buat untuk meyakinkan bawah Update Dapodik PAUD Versi 3.0.2 mengatasi sinkronisasi. Berikut adalah Videonya atau bisa tonton langsung Via Youtube di SINI ... silahkan berlangganan jika ingin mendapatkan Video Updater seputar Dapodik PAUD.


Mudah-mudahan artikel dan Video ini bisa membantu pekerjaan sobat dan semoga ini adalah solusi untuk mengatasi Gagal Sinkronisasi. Terimakasih

Download Peraturan Pemerintah RI No. 66 Tahun 2010

Hallo Sahabat Blog PAUD kali ini kami akan membagikan Peraturan Pemerintah RI No. 66 Tahun 2010 yang bisa kita pelajari. Tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2010 Tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan.
Download Peraturan Pemerintah RI No. 66 Tahun 2010
Gambar Ilustrasi
Menimbang : 
a. bahwa Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2010 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan tidak mengatur tata kelola satuan pendidikan karena telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 9 Tahun 2009 tentang Badan Hukum Pendidikan;

b. bahwa berdasarkan Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 11-14-21-126-136/PUU-VII/2009 tanggal 31 Maret 2010, Undang-Undang Nomor 9 Tahun 2009 tentang Badan Hukum Pendidikan dinyatakan tidak mempunyai kekuatan hukum mengikat;

c. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a dan huruf b perlu menetapkan Peraturan Pemerintah tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2010 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan;

Mengingat : 
1. Pasal 5 ayat (2) Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945;
2. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (Lembaran Negara
Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 78, Tambahan Lembaran Negara Nomor 4301); 


Untuk Lebih Jelasnya silahkan Download di SINI ....

Demikian Informasi yang bisa kami bagikan kembali, mudah-mudahan File Peraturan Pemerintah RI No. 66 Tahun 2010 bermanfaat. Terimakasih

Pengertian dan Jenis-Jenis Parenting

Hallo Sahabat Blog PAUD, kali ini saya akan membagikan kembali tentang Pengertian dan Jenis-Jenis Parenting, yang di lansir oleh Penilik PAUD  DIKMAS. 

Parenting adalah upaya pendidikan yang dilaksanakan oleh keluarga dengan memanfaatkan sumber-sumber yang tersedia dalam keluarga dan lingkungan yang berbentuk kegiatan belajar secara mandiri. Parenting sebagai proses interaksi berkelanjutan antara orang tua dan anak-anak mereka yang meliputi aktivitas-aktivitas sebagai berikut: memberi makan (nourishing), memberi petunjuk (guiding), dan melindungi (protecting) anak-anak ketika mereka tumbuh berkembang. Penggunaan kata “parenting” untuk aktivitas-aktivitas orang tua dan anak di sini karena memang sampai saat ini belum ada padanan kata dalam bahasa Indonesia yang tepat.

Keluarga sebagai unit sosial terkecil di masyarakat yang terbentuk atas dasar komitment untuk mewujudkan fungsi keluarga khususnya fungsi sosial dan fungsi pendidikan, harus benar-benar dioptimalkan sebagai mitra lembaga PAUD.
Gambar Ilustrasi
Oleh karena itu melalui program parenting sebagai wadah komunikasi antar orang tua, disamping untuk memberikan sosialisasi terhadap program-program yang diselenggarakan oleh lembaga PAUD, secara umum tujuan program parenting, adalah mengajak para orang tua untuk bersama-sama memberikan yang terbaik buat anak-anak mereka. Sedangkan secara khusus tujuan pengembangan program parenting adalah:
  • Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan orang tua dalam melaksanakan perawatan, pengasuhan dan pendidikan anak di dalam keluarga sendiri dengan landasan dasar-dasar kareakter yang baik.
  • Mempertemukan kepentingan dan keinginan antara pihak keluarga dan pihak sekolah guna mensikronkan keduanya sehingga pendidikan karakter yang dikembangkan di lembaga PAUD dapat ditindak lanjuti di lingkungan keluarga.
  • Menghubungkan antara program sekolah dengan program rumah. Lembaga PAUD yang memiliki program-program kelembagaan dan pembelajaran kadangkala bertentangan atau tidak selaras dengan kebiasaan-kebiasaan yang terjadi di lingkungan keluarga. Dengan program parenting ini akan terjadi keselarasan dan keterkaitan, kerjasama yang saling mendukung, saling menguatkan.

Tahapan Pembentukan Program Parenting Antara Lain

1. Melakukan Identifikasi Kebutuhan Orang Tua

Setiap orang tua memiliki kebutuhan dan keinginan yang berbeda-beda terhadap anak-anaknya yang menjadi peserta didik dilembaga PAUD. Ada orang tua yang ingin anak-anaknya bisa cepat membaca, ada orang tua yang ingin anak-anaknya lebih mandiri, ada orang tua yang ingin anak-anaknya pandai menyanyi dan menari, dan lain-lain. Oleh karena itu perlu dilakukan identifikasi kebutuhan orang tua yang beragam tersebut sehingga dapat dikembangkan dan dituangkan dalam kurikulum lembaga PAUD.

2. Membantuk Kepanitiaan Parenting yang Melibatkan Komite Sekolah

Kepanatiaan dalam program parenting di bentuk dengan melibatkan komite sekolah sehingga program parenting yang akan dikembangkan betul-betul dapat menjembatani kebutuhan orang tua dan kebutuhan sekolah/lembaga PAUD. Panitia Program parenting dibentuk dengan susunan yang jelas sebagaimana bagan sebuah organisasi. Dalam bagan tersebut sebagaimana kelengkapan sebuah organisasi antara lain ada ketua, sekretaris, bendahara, kemudian seksi-seksi seperti seksi pendidikan dan pegajaran, seksi perlengkapan dan sarana, seksi dana, seksi-seksi ini berkembang sesuai dengan kebutuhan organisasi.

3. Membuat Job Deskripsi Masing-masing Bagian

Setelah susunan kepanitian untuk program parenting dengan struktur organisasi yang jelas sudah terbentuk selanjutnya masing-masing bidang menyusun job deskripsi atau rencana tugas di masing-masing bagian dan seksi-seksi yang ada.

4. Menyusun Program

Perangkat organisasi yang terbentuk selanjutnya bekerja di bawah komando Ketua program Parenting untuk menyusun program yang akan dilaksanakan, siapa pelaksananya, siapa narasumbernya, berapa anggarannya.

5. Menyusun Jadwal Kegiatan

Disamping menyusun program, juga menyususn jadwal pelaksanaan kegiatan secara rinci dan jelas, waktu dan tempat, jumlah pertemuan dan sebagainya.

6. Mengidentifikasi Potensi dan Mitra Pendukung

Dengan pengembangan program parenting perlu dijalin kemitraan dengan individu seperti pejabat, tokoh masyarakat, kalangan professional misalnya dokter dan petugas kesehatan, ahli gizi, praktisi PAUD dan institusi baik pemerintah maupun swasta seperti puskesmas, dinas kesehatan, dinas pendidikan, posyandu, dan sebagainya.

7. Melaksanakan Program Sesuai dengan Agenda

Program dan jadwal kegiatan selanjutnya acuan dalam pelaksanaan di lapangan. Apabila terjadi pergeseran agenda kegiatan perlu juga dipersiapkan alternatif pelaksanaannya bila terjadi hambatan di lapangan.

8. Melakukan Evaluasi dan Kesepakatan Bersama

Setiap kegiatan mulai perencaan dilakukan evaluasi agar dapat menghindari kesalahan dan mengetahui kelemahan-kelemahan yang ada. Di samping itu dalam pelaksanaan program parenting ini deperlukan komitmen bersama antara semua komponene yang ada.

Jenis-jenis Program Parenting yang dapat dilaksanakan dalam kegiatan lembaga PAUD :

a. Parents Gathering

Parents Gathering adalah pertemuan orang dengan pihak lembaga PAUD yang difasilitasi oleh panitia program parenting guna membicarakan tentang program-program lembaga PAUD dalam hubungannya dengan bimbingan dan pengasuhan anak di keluarga dalam rangka menumbuh-kembangkan anak secara optimal. Materi dalam pertemuan dapat berbagai hal tentang kebutuhan tumbuh-kembang anak, misalnya : tentang gizi dan makanan, tentang kesehatan, tentang pendidikan karakter, penyakit pada anak, dan sebagainya.

b. Foundation Class

Foundation Class, adalah pembelajaran bersama anak dengan orang tua di awal masuk sekolah dalam rangka orientasi dan pengenalan kegiatan disekolah. Di laksanakan pada minggu-minggu pertama anak-anak masuk sekolah di tahun  baru.

c. Seminar

Seminar adalah kegiatan dalam rangka program parenting, yang dapat dilaksanakan dalam bentuk kegiatan seminar. Misalnya dengan mengundang tokoh atau praktisi PAUD yang kompeten, pakar dongeng, psikolog, dan lain-lain

d. Hari Konsultasi

Hari Konsultasi adalah hari konsultasi untuk orang tua yang dapat disediakan atau dibuka oleh lembaga PAUD. Jumlah hari yang disediakan sesuai dengan tinggi rendahnya kasus atau jumlah orang tua yang melakukan konsultasi.

e. Field Trip

Field Trip  adalah darmawisata, kunjungan wisata, atau kunjungan ke tempat-tempat yang menunjang kegiatan pembelajaran PAUD. Kegiatan kunjungan dilakukan bersama dengan orang tua. Misalnya kunjungan ke museum,  kunjungan ke Bandar Udara, Pelabuhan, atau tempat-tempat lain yang sesuai dengan tema dalam pembelajaran. 

f. Home Activities

Home Activities Adalah aktifitas di rumah di bawa ke sekolah, yaitu membawa orang tua untuk menginap di sekolah, bisa dengan melakukan kegiatan perkemahan di lapangan apabila di sekolah tidak mampu menyediakan tempat menginap.

g. Cooking on The Spot

Cooking on The Spot Adalah anak-anak belajar masakan, menyajikan makanan dengan bimbingan guru atau bersama dengan orang tua.

h. Bazar Day

Bazar Day Adalah menyelenggarakan bazar di lembaga PAUD. Anak-anak menampilkan karyanya yang dijual pada orang tua atau umum.

i. Mini Zoo

Mini Zoo adalah menyelenggarakan kebun binatang mini disekolah, yaitu anak-anak membawa binatang kesayangan atau binatang peliharaan dari rumah ke lembaga PAUD.

j. Home Education Video

Home Education Video adalah mengirimkan kegiatan pembelajaran anak-anak di lembaga PAUD pada orang tua dalam keping CD/DVD, agar dapat disaksikan dan dipelajari juga oleh orang tua di rumah.

Sumber dan referensi :
  • Pedoman Pendidikan Karakter pada Pendidikan Anak Usia Dini, Direktorat Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini, Ditjen PAUDNI, Kemendiknas. 2011
  • Pedoman Penyelenggaraan PAUD Berbasis Keluarga, Direktorat Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini, Ditjen PAUDNI, Kemendiknas. 2011
  • www.pendidikankarakter.com. Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Dunia Pendidikan 2011
Demikian artikel kali yang bisa kami bagikan semoga bermanfaat dan mudah dipahami Pengertian dan Jenis-Jenis Parenting ini. Jangan lupa Like dan share kembali. Terimakasih

Tahapan Mengatasi Gagal Sinkronisasi Dapodik PAUD

Hallo sahabat blog PAUD, malam ini saya akan mencoba memberikan sebuah solusi yang pernah saya coba pada salah satu PAUD yang kami pegang, sebelumnya PAUD tersebut sudah mengerjakan Dapodik PAUD secara mandiri, tetapi ketika melakukan sinkronisasi selalu gagal dan gagal.

Nah... Disini saya berpikir bahwa sudah dipastikan Operator Dapodik PAUD pada Lembaga yang dipegangnya melakukan kesalahan dalam tahapan pengerjaan Aplikasi Dapodiknya.

Percakapanpun terjadi, ketika saya tanya Bagaimana Bapak pertama kali mengerjakan Dapodik setelah Unistal, Installer dan Registrasi berhasil ?

Ketika dia mengerjakan Unistall Aplikasi Dapodik PAUD Tahun Pelajaran sebelumnya atau tahun 2015/2016 emang sudah benar dan sudah sesuai dengan Tutorial yang ada di Blog ini.

Begitu juga bagaimana dia menginstall kembali Aplikasi Dapodik PAUD Tahun Pelajaran 2016/2017 sudah benar dan sudah sesuai dengan Tutorial Cara Unistall Dapodik Tahun Sebelumnya, bahkan katanya saya membaca : Tips Jitu Untuk Kelancaran Instalasi DAPODIK PAUD 2016

Ok.. Saya lanjutkan ketahapan Pengisian yang dia kerjakan. Bagaimana sobat mengerjakan Dapodik ketika sudah selesai Registrasi Dapodik ?

Ada kejanggalan dalam Tahapan Pengisian Dapodik Tahun Pelajaran 2016/2017 yang dia kerjakan, dibelum membaca Tutorial Dapodik pada Blog ini. dengan kata lain dia mengerjakannya seperti pada Tahun Pelajaran 2015/2016 artinya semua pengisian dia lakukan secara manual, baik pengisian Sarpras dan Lain sebagainya.

Misalkan Dia mengerjakan Data Sarpras, seharusnya menggunakan Action Menu --> Lanjutkan semester malah dia Isi Manual. Tampilannya seperti gambar di bawah ini:
Gambar Ilustrasi Pengisian Sarpras Action Menu
Dari tampilan gambar di atas, saya menyayangkan jika sobat mengisi Data Pelengkap Sarpras Menggunakan Manual, silahkan Gunakan Fasilitas Action Menu yang sudah disediakan. 

Bagaimana Jika ada sarpras yang baru ? Apabila ada sarana prasarana baru silahkan masukan secara manual dengan cara "Tambah".

Begitu Juga dia mengisi Data Rincian PTK, tidak menggunakan Action Menu melainkan mengisinya dengan manual, nah... ini juga sangat disayangkan, seharusnya gunakanlah Fasilitas Action Menu yang berada di sebelah kanan atas. Jika menggunakan Action Menu akan tampil seperti gambar di bawah ini :
Gambar Ilustrasi Menyalin semua Data Priodik yang aktif dari TA 2015/2016 kemarin
Dari gambar tersebut sudah jelas, sobat tidak usah menginput manual Data Priodik yang aktif dari Tahun Ajaran 2015/2016. melainkan sobat akan menyalin secara otomatis Data Priodik ptk kecuali ada perubahan baru setelah menyalin cari PTK yang mengalami perubahan.

Bagaimana Cara Pengisian Data Priodik Peserta Didik? Dalam pengisian Data Priodik Peserta Didik Juga sama dialakukan secara manual, yang seharusnya menggunakan Action Menu.

Bagaimana sih Langkah demi langkah cara pengerjaan Dapodik Tahun Pelajaran 2016/2017 ini. sebenarnya saya sudah menjelaskannya pada artiel sebelumnya yaitu Tips Jitu Untuk Kelancaran Instalasi DAPODIK PAUD 2016.

Tahapan Pengerjaan Dapodik PAUD Tahun Ajaran 2016/2017


1. Unistall

Silahkan sobat Unistall Aplikasi Dapodik PAUD Tahun Pelajaran 2015/2016 kemarin sampai tuntas jangan sampai masih tersisa di local disk C:\. 

Jika sudah selesai Unistall periksa kembali di Disk C:\ apabila masih tersisa silahkan Delete aja. Pastinya sobat sudah membaca Cara Unistall Aplikasi Dapodik PAUD.

2. Install Aplikasi Dapodik terbaru V.3.0.0

Jika sobat sudah melakukan Unistall Aplikasi sebelumnya dan sudah mengunduh Aplikasi Dapodik Versi terbarus, silahkan lakukanlah Installater dengan benar

Pastikan sobat sudah membaca Cara Install Dapodik PAUD Terbaru V.3.0.0.

Nah... saya anggap sobat sudah menginstall Aplikasi Dapodik terbaru dengan langkah yang sudah saya sajikan.

3. Registrasi

Langkah ketiga adalah melakukan Registrasi pada Aplikasi Tahun Pelajaran 2016/2017. Perlu sobat ketahui bahwa melakukan registrasi tahun pelajaran 2016-2017 ini bisa dilakukan dua cara yaitu melakukan Registrasi Offline dan Registrasi Online.

Pastikan Sobat sudah membaca : Ada Dua Cara Registrasi Dapodik PAUD Terbaru V.3.0.0

Perlu diketahui sebelum registrasi pastikan server dapodik tidak sedang maintence, pastikan kode registrasi tidak ada perubahan artinya kode registrasi tidak direset oleh dinas pendidikan setempat. Bagaimana Cara mengetahui Kode Registrasi sudah Reset?

Gampang sob... mengetahui Kode Regestrasi sudah direset, silahkan sobat masuk ke webstie Manajemen PAUD. Kemudian silahkan Pilih Manajemen Prefill & Data, kemudian silahkan pilih kembali Unduh Prefil. silahkan masukan Kode Registrasi sobat, jika tidak jalan kemungkinan besar Kode Registrasi sobat sudah di Reset oleh Admin Dinas Pindidikan. Cara Generate Prefill
Gambar Ilustrasi Cek Kode Registrasi di Reset

4. Pembaruan Versi 3.0.2

Bagaimana Caranya? Silahkan tekan tombol "Cek Pembaruan" pada halaman beranda Aplikasi Dapodik PAUD untuk Update Aplikasi ke Versi 3.0.2.

Pembaruan Versi 3.0.2 ini utamanya untuk memperbaiki error sinkronisasi 30-80%. Dengan pembaruan ini, data yang sudah dientrykan di aplikasi akan tetap tersimpan di Aplikasi, data yang sudah disinkronkan juga akan tetap tersimpan di server.

Bagi yang kemarin Gagal/Error sinkronisasinya silahkan Ppdate ke Versi 3.0.2 agar dapat sinkron. Bagi yang sudah sukses sinkronisasi, tidak ada salahnya Udpate ke Versi 3.0.2 untuk kelancaran sinkronisasi & pengisian data kedepannya.

5. Tahapan Pengisian Dapodik TP. 2016/2017

Jika tahapan di atas sudah sobat lakukan, kemudian kita akan mulai ke tahapan Pengisian Aplikasi Dapodik.

Update/Pengisian Lembaga 

Silahkan sobat cek menu Lembaga sobat, kemudian silahkan isi jika ada perubahan dan silahkan sobat Isi Data Rinci (Ganjil 2016/2017) sampai dengan Data Yayasan. dan jangan lupa SIMPAN.

Update/Pengisian Sarpras

Pengisian Sarpras sudah saya jelaskan di atas bahwa pengisiannya silahkan lakukan Action Menu, kemudian silahkan lengkapi Data Pelengkap jika ada Perubahan. Apabila tidak ada perubahan silahkan Lanjutkan ke tahap selanjutnya yaitu Pengisian Data PTK.

Update/Pengisia PTK

Mengupdate/Mengisi Data PTK di Tahun Pelajaran 2016/2017 ini kita akan melakukan Action Menu yang sudah di bahas pada artikel sebelumnya, artinya sobat tinggal memilih Action Menu dan Melanjutkan Data Priodik dari Tahun Sebelumnya.

Update/Pengisia Peserta Didik

Mengupdate/Mengisi Data Peserta Didik di Tahun Pelajaran 2016/2017 ini kita akan melakukan Action Menu yang sudah di bahas pada artikel sebelumnya, artinya sobat tinggal memilih Action Menu dan Melanjutkan Data Priodik dari Tahun Sebelumnya.

Meluluskan Peserta Didik 

Perlu Diketahui bahwa melakukan Pelulusan peserta didik ada Dua Cara yaitu dengan Cara Meluluskan Action menu artinya Peserta Didik diluluskan secara bersamaan satu kelas/rombongan belajar, hal ini bisa sobat lakukan apabila dalam satu kelas tersebut dianggap lulus semuanya.

Tetapi hal tersebut menurut kami jangan dilakukan apabila dalam satu kelas terdapat siswa yang aktif artinya ada siswa yang masih duduk di kelas yang dimaksud, biar sobat tidak bolak balik mengembalikan siswa aktif tersebut. silahkan Luluskan Peserta Didik dengan Cara Satu Persatu. seperti halnya gambar di bawah ini:
Gambar Ilustrasi Meluluskan Peserta Didik TP. 2015/2016
Nah... Jika sobat sudah memilih siswa yang akan di Luluskan silahkan lakukan tahapan seperti Gambar di atas, kemudian silahkan Isikan Alasannya Lulus. Kemudian silahkan Save dan Close. Silahkan Lakukan Kelulusan Peserta Didik selanjutnya.

Saya anggap sobat sudah beres melakukan kelulusan peserta Didik. Langkah selanjunta kita akan ketahapan berikutnya yaitu Pembuatan Rombongan Belajar Baru.

Sebenarnya pembuatan Rombongan Belajar (Rombel) sudah saya bahas pada artikel sebelumnya. tetapi saya akan menggambarkan kembali bagaimana cara membuat Rombel baru pada Aplikasi Dapodik PAUD Tahun Pelajaran 2016/2017 ini:

Silahkan Sobat Pilih Menu "Rombongan Belajara", kemudian silahkan Tab "Tambah", lebih jelasnya seperti gambar di bawah ini:
Cara Membuat Rombel
Silahkan sobat sesuai dengan keadaan lembaga masing-masing, mulai dari Layanan yang di Isikan di Menu Lembaga, sampai dengan Melayani Kebutuhan Khusus. 

Jika sudah melakukan pembuatan Rombel maka langkah selanjutnya kita akan mengisi Rombel tersebut oleh masing-masing Peserta Didik melalui Anggota Rombel (Ganjil 2016/2017). 

Ingat ...!! Kita Belum Menginput Peserta Didik Baru. Melainkan masing mengeksekusi Peserta Didik Tahun Pelajaran 2015/2016.

Silahkan Pilih Anggota Rombel (Ganjil 2016/2017) kemudian akan tampil gambar seperti biasa, lebih jelasnya lihat gambar di bawah ini:
Contoh Memasukan Peserta Didik Ke dalam Rombel
Silahkan Lakukan Kembali jika Rombel lebih dari satu seperti Tahapan di atas intinya sesuaikan dengan keadaan lembaga masing-masing.

Mengisi Pembelajaran Tiap Rombel

Jika sobat sudah melakukan pembuatan romble sampai dengan Pengisian Anggota Rombel, langkah selanjutnya sobat akan masuk ketahapan Mengisi Pembelajaran pada tiap Romblenya, dengan cara Pilih "Pembelajaran (Ganjil 2016/2017). kemudian silahkan sobat sesuaikan dengan lembaga masing-masing.
Contoh Pengisian Pembelajaran Tiap Rombelnya
Nah... Pekerjaan sobat sudah selesai dalam mengupdate pengisian Aplikasi Dapodik PAUD Tahun Pelajaran 2016/2017. 

Dan Ingat Peserta Didik Baru belum kita masukkan. tujuannya adalah untuk mempermudah memasukan Peserta Didik Baru ke dalam Rombel nantinya...

Apakah sudah bisa dilakukan Sinkronisasi?

Silahkan sobat Validasi dan Pastikan sudah tidak ada Tanda Warning / Merah dan kemudian lakukan sinkronisasi untuk menjaga data yang sudah kita kerjakan tadi tersimpan di Server Dapodik Pusat.

Jika sobat sudah melakukan tahapan diatas dengan benar dan server dapodik tidak sedang maintence dipastikan sinkronisasi sobat Tidak Akan Gagal.

Perlu diketahui banyak lembaga PAUD melakukan pengisian dapodik tidak sesuai dengan tahapan yang disarankan, kemudian melakukan sinkronisasi dan hasilnya pun tidak memuaskan bisa dikatakan "Gagal Sinkronisasi" seperti Permasalahan yang sudah banyak ditanyakan pada Komentar-komentar yang ada.

Bahkan Ada Satu Lembaga yang masih menggunakan Aplikasi Tahun Pelajaran 2015/2016, mereka tidak melakukan Unistall dan Install Dapodik TP. 2016/2017 kemudian mereka langsung mengisinya dan hasilnya pun sia-sia.
Ada lagi satu lembaga kebingungan tidak mau masuk/login ke dalam Aplikasi Dapodik TP. 2016/2017, disebabkan karena belum Registrasi.
Ada sebagian lembaga sudah melakukan sinkronisasi tetapi data tidak terkirim semuanya ke Manajemen Dapodik PAUD, disebabkan gagal sinkronisasi dengan keterangan bemacam-macam.

Nah... Jika sobat mengalami gagal sinkron disebabkan melakukan kesalahan pengisian, saran saya silahkan lakukan Unistall Aplikasi kemudian silahkan Registrasi kembali sesuai dengan data sebelumnya. Kemudian Lakukan Tahapan seperti di atas.

Demikian artikel yang bisa saya bagikan, tentang Tahapan Mengatasi Gagal Sinkronisasi Dapodik PAUD, semoga bermanfaat dan bisa dipahami, sebelumnya saya minta maaf jika artikel ini masih jauh dari kesempurnaan. Terimakasih

Kriteria Siswa Layak Diusulkan PIP

Hallo sahabat Blog PAUD kali ini kami akan mengingatkan kembali tentang Kriteria Siswa Layak Diusulkan PIP pada Aplikasi Dapodik Tahun Pelajaran 2016/2017 ini.

Mungkin sobat sudah mengetahui Kriteria Siswa yang layak diusulkan Layak PIP pada Aplikasi Dapodik. 

Tetapi mungkin bagi User Dapodikdasmen ini sudah tidak asing, sebab dalam Aplikasi Dapodikdasmen sudah tertera siapa saja siswa yang layak PIP.

Untuk lebih jelasnya silahkan sobat Download Juknis PIP 2016 yang sudah banyak dibagika di grup-grup dapodik, atau sobat bisa mendownload nya di blog sederhana yang sudah kami siapkan.

Layak PIP (Usulan Sekolah) adalah diperuntukkan bagi siswa yang sesuai dengan kriteria yang sudah di tetapkan.

Siswa tersebut bisa diusulkan dari sekolah sesuai kriteria dan hendaknya dilengkapi dengan SKTM (Surat Keterangan Tidak Mampu) yang nantinya akan diarsipkan di Satuan Pendidikan masing-masing.

Baca Juga : Cara Mengusulkan PIP dari Aplikasi Dapodik PAUD

Yang Perlu diketahui Siswa Diusulkan Layak PIP pada Aplikasi Dapodik, pastikan siswa yang berhak saja yang diusulkan sekolah sesuai Juknis PIP 2016.

Adapun Kriteria Siswa Layak Diusulkan PIP dari sekolah adalah sebagai berikut :
Daerah Konflik
Dampak Bencana Alam
Kelainan Fisik
Keluarga Terpidana/Berada di Lapas
Pemegang PKH/KPS/KKS
Pernah Drop Out
Siswa Miskin/Rentan Miskin
Yatim Piatu/Panti Asuhan/Panti Sosial

Kriteria Siswa Layak Diusulkan PIP
Alasan Layak PIP
Nah... Itu adalah Kriteria siswa layak Diusulkan PIP (Program Indonesia Pintar) dari sekolah, untul lebih jelasnya silahkan Download Juknis PIP 2016.

Download Juknis PIP 2016


Demikian informasi tentnag Kriteria Siswa Layak Diusulkan PIP yang bisa kami sampaikan, mudah-mudahan bermanfaat. Jangan lupa Like dan sebarkan. Terimakasih

Mengatasi Gagal Sinkronisasi Dapodik PAUD

Mengatasi Gagal Sinkronisasi Dapodik PAUD - Hallo sahabat Blog PAUD, kali ini kami akan memberikan Tips bagaimana cara mengatasi gagal ketika sinkronisai Dapodik PAUD Tahun Pelajaran 2016/2017 ini.

Banyak kasus yang ditemukan oleh teman-teman Operator Dapodik PAUD dalam melakukan sinkronisasi. 

Ada beberapa penyebab yang Gagal Sinkron, tetapi jika kita teliti sebenarnya permasalahan tersebut kadang bukan karena server yang lagi sibuk tetapi kadang dalam pengisian dapodik yang kurang lengkap sehingga menimbulkan sinkronisai gagal.
Mengatasi Gagal Sinkronisasi Dapodik PAUD
Gambar Ilustrasi Gagal Sinkronisasi
Sebelum melakukan sinkronisasi silahkan cek lagi pengisian di Aplikasi Dapodik dan alangkah baiknya silahkan membaca apa yang sudah kami sediakan tutorial di blog turial dapodik paud di sini.

Jangan Lupa Baca : Kategori Tutorial DAPODIK PAUD-DIKMAS

Silahkan cari Tutorial yang di butuhkan, kemudian silahkan pelajari sampai paham, jika kesulitan dalam memahami tutorial yang dimaskud, jangan sungkan-sungkan tanyakan langsung pada kotak komentar yang sudah disediakan atau langsung kunjungi facebook kami Di SINI ....

Sedikit Tips dari Kami untuk Mengatasi Sinkronisasi Dapodik PAUD Gagal :

1. Pastikan Server Dapodik Tidak Sedang Maintence

Kenapa sobat harus memastika Server Dapodik tidak sedang gangguan atau sedang perbaikan, sebab walaupun sobat melakukan beberapa kali sinkron kami yakin sobat tidak akan sukses melakukan sinkronisasi.

Bahkan sobat mencari solusi di internet atau tanya sana sini, kami yakin tidak akan suses apabila server dapodik lagi melakukan perbaikan atau maintence.

Baca Juga : Seputar Pertanyaan dan Jawaban Dapodik PAUD DIKMAS

Dan Kemungkinan besar sinkron gagal karena server dapodik tidak kuat untuk menampung begitu banyak yang melakukan sinkronisasai diwaktu yang sama.

Solusinya coba lakukan sinkronisasi kembali di jam-jam tertentu, misalkan tengah malam atau juga di waktu subuh.

2. Pastikan Pengisian Sudah Benar

Nah.. ini kadang yang menjadi utama permansalahan pengisian dalam Aplikasi Dapodik, hal ini dianggap sepele tetapi jika pengisiannya salah atau kurang sesuai maka kemungkinan besar sinkronisasi akan mengalami gejala.

Baca Juga : Tata Cara Pengisian Data Pelengkap Prasarana/Sarana pada Aplikasi Dapodik PADU-DIKMAS

Kami anggap sobat sudah melakukan pengisian di Aplikasi Dapodik dengan benar, tetapi alangkah baiknya, silahkan cek kembali datany satu persatu, mulai dari data sekolah, sarana prasana, data peserta didik, data ptk dan lain sebagainya. dan gunakan pengisian terstruktur.

3. Gunakan Sinkronisasi Offline

Sinkronisasi Offline ini kadang bisa Mengatasi Gagal Sinkronisasi Dapodik PAUD secara Online. Jika sobat mengalami sinkronisasi gagal sinkron online, maka tidak ada salahnya mencoba menggunakan sinkron secara Offline. 

Baca Juga : Tata Cara Sinkron Offline Aplikasi Dapodik PAUD-DIKMAS

Kami temukan di lapangan, salah satu lembaga tidak bisa melakukan sinkronisasi Online tetapi ketika kami sarankan untuk mencoba sinkron Offline, maka lembaga tersebut berhasil melakukan sinkron dengan sempurna artinya data lembaga tersebut sudah masuk 100% ke server dapodik PAUDNI.

4. Gunakan Sinkronisasi Online

Kategori ke Empat ini kami masukkan, ketika sobat tidak mau melakukan sinkronisasi Offline artinya tidak melakukan beberapa langkah, sebab sinkron Online cukup dengan Validasi kemudian Langsung Pilih Sinkronisasi.
Mengatasi Gagal Sinkronisasi Dapodik
Gambar Ilustrasi Sukses Sinkronisasi Dapodik PAUD Online
Beda halnya dengan melakukan sinkron Offline, ketika sinkron jaringan internet tidak terhubung dengan komputer, kemudian melakukan unduh file format dz. dan hasilnya di Upload di Manajemen PAUD.

Mungkin itu yang bisa kami sarankan dan bagikan semoga Mengatasi Gagal Sinkronisasi Dapodik PAUD ini bisa memberikan pencerahan kepada lembaga yang masih gagal sinkron. dan Jangan sungkan-sungkan tanyakan jika ada permasalahan. Terimakasih

Download Aplikasi Raport PAUD TP. 2016/2017

Hallo sahabat Blog PAUD, kali ini kami akan membagikan Aplikasi Raport PAUD TP. 2016/2017 yang bisa sobat gunakan di lembaga masing-masing.

Aplikasi Raport PAUD ini berformat Microsoft Excel dimana file tersebut bisa sobat sesuaikan dengan keinginan masing-masing.

Pada File Raport tersebut terdapat dua sheet dimana sheet pertama adalah Data Anak, yang akan dibuatkan Laporan Belajaranya yang sering disebut dengan Buku Raport.
Download Aplikasi Raport PAUD TP. 2016/2017
Gambar Ilustrasi Raport PAUD
Adapun sheet yang kedua adalah Data Raport yang hasil inputan pada sheet yang pertama, dan sheet yang kedua ini lah lembaran Raport yang siap di cetak.


Download Aplikasi Raport PAUD TP. 2016/2017


Demikian artikel kali ini tentang Aplikasi Raport PAUD TP. 2016/2017 yang bisa bagikan kembali semoga bermanfaat, dan jangan lupa like dan bagikan. Terimakasih

Fitur LMS pada Pembelajar Moda Daring

Hallo sahabat Blog PAUD, kali ini kami akan menginformasikan bahwa dalam Guru Pembelajar Daring ada beberapa Fitur LMS yang wajib guru pahami pada Guru Pembelajar Moda Daring tersebut.

Saya anggap sobat sudah mendaftarkan diri pada Guru Pembelajar Moda Daring, dan sebelumnya saya sudah membahas bagaimana Cara Registrasi Guru Pembelajar, jika belum mendaftarkan diri, silahkan baca dulu artikel sebelumnya.

Jangan Lupa Baca : Cara Registrasi Guru Pembelajar

Nah.. Jika sobat sudah melakukan Registrasi, langkah selanjutnya kita akan memahami Fitur LMS yang wajib kita fahami pada Guru Pembelajar Moda Daring ini.

Berikut adalah Fitur LMS pada Pembelajar Moda Daring :


LMS (Learning Manajemen Sistem) guru pembelajar moda daring merupakan sistem yang digunakan untuk kegiatan pembelajaran bagi peserta guru pembelajar moda daring (dalam jaringan). Dalam LMS (Learning Manajemen Sistem) guru pembelajar moda daring terdapat beberapa ikon fitur yang harus diketahui oleh peserta pelatihan Guru Pembelajar Moda Daring.

Fitur LMS Guru Pembelajar yang Harus Diketahui Peserta Guru Pembelajar Moda Daring adalah fitur beserta ikon yang terdapat dalam LMS (Learning Manajemen Sistem) guru pembelajar moda daring :

1. Lesson

Lesson merupakan suatu fasilitas yang digunakan untuk menyampaikan konten dan atau variasi kegiatan pembelajaran pada Guru Pembelajar Moda Daring. Lesson pada kegiatan Guru Pembelajar Moda Daring ini diberi nama “Kegiatan” dilanjutkan dengan nomor dari sesi dan urutan Kegiatannya (contoh: “Kegiatan 1.2” Artinya Sesi 1 Lesson ke-2 ).

Dalam Lesson berisi tentang materi pembelajaran yang terdiri dari teks dan gambar. Lesson juga bisa berisi quiz atau pertanyaan-pertanyaan yang sifatnya untuk mengetahui tingkat pengetahuan dan pemahaman peserta pada topik pembelajaran tertentu. 

2. Page

Page merupakan fasilitas yang terdapat pada Guru Pembelajar Moda Daring yang isinya ini berupa laman web yang dapat menyajikan teks, gambar, suara, video, atau tautan web.

Pada GP Daring, Page digunakan untuk menampilkan petunjuk atau pengantar pada setiap sesi. Pengantar sesi berisi aktivitas dan alur kegiatan sesi yang akan dilakukan peserta selama sesi tersebut. 

3. Book

Book merupakan suatu fasilitas yang terdapat pada Guru Pembelajar Moda Daring yang isinya berupa kegiatan melakukan penelaahan Bahan Bacaan atau instruksi. Book pada kegiatan Guru Pembelajar Moda Daring diberi nama “Bahan Bacaan atau Instruksi”

Dalam Bahan Bacaan berisi tentang materi pembelajaran yang terdiri dari teks dan gambar. Sedangkan pada instruksi berisi petunjuk untuk melaksanakan kegiatan.

4. Blog

Blog pada setiap sesi peserta Guru Pembelajar Moda Daring diharuskan untuk melakukan refleksi atas pembelajaran yang telah dilaluinya melalui blog. Pengampu dan mentor dapat melihat blog peserta untuk mengetahui pemikiran, refleksi, dan pengalaman peserta pada sesi tersebut

5. Forum

Forum merupakan aktivitas inti dalam sebuah sesi. Forum disediakan untuk melakukan diskusi antar peserta bahkan dengan mentor dan pengampu sebagafasilitatornya. Di dalam Forum peserta dapat menjawab pertanyaan, mengungkapkan pendapat, dan berbagi pengalaman dengan peserta lain sehingga terbentuk sebuah pemahaman (konstruktivisme).

Dalam kegiatan Guru Pembelajar Daring ini terdapat dua macam forum yang dapat digunakan yaitu:
  • Forum Umum, digunakan untuk melakukan diskusi mengenai teknis dan akademis umum pada kursus yang sedang diambil
  • Forum Sesi, digunakan untuk melakukan diskusi mengenai topik yang diberikan pada setiap sesinya.

6. Chatting

Chatting Aktivitas lainnya dalam Guru Pembelajar Moda Daring adalah chatting, chatting berfungsi sebagai ajang komunikasi langsung antara sesama peserta Guru Pembelajar dengan Mentor dan Pengampu.

7. Web Conference/Vikon

Web Conference/Vikon Pada Guru Pembelajar Moda Daring terdapat aktivitas untuk melakukan vikon/Web Conference (webcon). Web Conference digunakan untuk berkomunikasi antara pengampu (fasilitator) dengan kepala sekolah dan kepala sekolah lainnya dalam bentuk audio video melalui fasilitas website.

8. Messages

Messages dalam kegiatan Guru Pembelajar Moda Daring, Messages (pesan) ini merupakan sebuah fasilitas untuk melakukan pengiriman pesan secara pribadi terhadap peserta lain, mentor ataupun pengampu.

9. Quiz

Quiz Fitur ini dapat memuat banyak pertanyaan/pernyataan untuk mengukur kemampuan peserta. Pada GP Daring, fitur ini dimanfaatkan sebagai penilaian secara formatif dan sumatif. Quiz ini digunakan pada penilaian sumatif setiap sesi berupa tes sumatif sesi dan sumatif akhir pembelajaran berupa Tes Akhir. Tes Sumatif Sesi dan Tes Akhir dapat dilakukan sejumlah 2 kali tes.

10. Questionnaire

Questionnaire Fitur ini dapat memuat berbagai jenis pertanyaan/pernyataan untuk memperoleh data dari peserta, dan biasanya dimanfaatkan sebagai alat survey.

Pada Guru Pembelajar moda Daring, Questionnaire digunakan sebagai alat untuk mengetahui reaksi peserta terhadap pembelajaran dan pelatihan, salah satu contohnya adalah evaluasi pelatihan yang digunakan untuk mengukur kebermanfaatan pembelajaran. 

11. E-portofolio

E-portofolio Pada moda daring, e-portofolio digunakan untuk menyimpan /mengunggah file tagihan peserta untuk dapat diperiksa, dikomentari dan diberi umpan balik. Fitur ini juga digunakan oleh mentor untuk memeriksa kelengkapan dan kualitas tagihan setiap peserta.

Jika kita sudah memahami fungsi dari fitur tersebut, langkas selanjutnya bagaimana cara menggunakannya. 

Untuk lebih jelasnya mari kita simak Video Tutorial Guru Pembelajar Daring di bawah ini, dan mudah-mudahan video ini bisa membimbing kita :


Dari Video tersebut ada Fitur yang dinamakan dengan Kegiatan Belajar Guru Daring, dan kita bisa mempelajarnya di bawah ini :


Demikian artikel kali in yang bisa kami bagikan, semoga bermanfaat dan jangan lupa like dan bagikan postingan kali ini. Terimakasih

Cara Mengusulkan PIP dari Aplikasi Dapodik PAUD

Hallo sahabat semuanya, kali ini saya akan memberikan Tutorial sederhana, tutorial ini salah satu jawaban dari pertanyaan Member Blog ini. 

Para sahabat Operator mungkin sudah tidak asing lagi dengan hal bagaimana cara mengusulkan PIP dari Aplikasi Dapodik PAUD.

Mengusulkan PIP (Program Indonesia Pintar) ini sekarang sudah bisa melalui Aplikasi Dapodik PAUD, dimana Operator Dapodik Memilih siswa yang akan di Usulkan Untuk mendapatkan Dana Program Indonesia Pintar (PIP).

Kenapa saya menyarankan mengusulkan dari tingkat PAUD? karena di tahun pelajaran 2016/2017 ini sudah terdapat pilihan apakah siswa tersebut layak di usulkan dari sekolah apakah tidak.

Jelas Operator harus mengetahui Kriteria Siswa yang Layak di usulkan, coba sekarang buka Detail Siswa, kemudian skrol ke bawah. Nah Disana akan terdapat kriteria siswa yang berhak di usulkan seperti gambar di bawah ini :
Gambar Ilustrasi Pengusulan Layak PIP dari Sekolah
Dari Gambar di atas sudah jelas bahwa sekolah sudah berhak mengusulkan Siswa Layak PIP jika siswa tersebut tidak terakomodir di keluran atau bisa dikatakan siswa tersebut tidak mendapatkan Kartu PIP (Program Indonesia Pintar).

Bagaimana Jika Siswa tersebut Mempunyai KPS?


Jika siswa tersebut / keluarga tersebut pemegang KPS, silahkan sobat pilih Penerima KPS dengan kategori "Ya" dalam sub Penerima KPS. Kemudian silahkan isikan Nomor KPS tersebut. Lebih jelasnya silahkan Lihat Gambar di bawah ini :
Gambar Ilustrasi Pengusulan PIP
Saya Rasa Gambar di atas sudah memberikan Gambaran Bagaimana Cara Mengusulkan PIP dari Aplikasi Dapodik PAUD

Sebenarnya jika kita Lihat di Aplikasi Dapodikdasmen, pada Aplikasi tingkat Dikdasmen sudah lengkap dengan Kriteria Siswa yang di Usulkan dan Toh Tingkat Dikdasmen siswanya juga sudah mendapatkan dana dari pemerintah baik dana BSM atau KIP, yang di usulkan dari Dapodik.

Bahkan terdapat kolom penginputan Nomor KKS/PIP, tampilannya seperti Gambar di bawah ini dan ini adalah salah satu perbedaannya.
Gambar Ilustrasi
Nah... Dari gambar tersebut, bahwa Aplikasi Dapodikdasmen sangat terinci dan tidak menutup kemungkinan Aplikasi Dapodik PAUD juga akan seperti itu kedepannya.

Baca Juga : Download Contoh Surat Keterangan Tidak Mampu

Dari Contoh Surat Keterangan tidak mampu tersebut bisa digunakan untuk siswa yang tidak mendapatkan Karu PKH/KPS/KKS. dan kita anggap siswa tersebut sudah layak menerima dana PIP dengan kategori yang terlihat pada Gambar di atas.

Silahkan gunakan surat tersebut yang akan di tanda tangani oleh kelurahan atau bisa langsung orang tua memintanya ke kantor desa, syukur-syukur pengusulan kita dari sekolah diterima oleh pusat.

Dan tidak ada salahnya kita juga sebagai pemegang kendali Aplikasi Dapodik PAUD mengisi dan mengusulkan PIP yang sudah disediakan dalam Aplikasi dan menyingkronkan kembali, tidak menutup kemungkinan Dana PIP akan diberikan di Tingkat Non Formal yaitu tingkat Pendidikan Usia Dini (PAUD).

Demikian artikel kali ini yang bisa saya tuliskan mudah-mudahan bermanfaat dan memberi gambaran Bagaimana Cara Mengusulkan PIP dari Aplikasi Dapodik PAUD

Jangan sungkan-sungkan jika masih ada pertanyaan dan jangan lupa berikan komentar dan Like nya atau bisa sobat bagikan. Terimakasih

Download Rekapitulasi Nilai Hasil UKG Tahun 2015

Hallo Sahabat Semuanya. Blog PAUD kali ini akan menginformasikan bagi guru yang belum mengetahui Hasil UKG Tahun 2015 kemarin, semoga dengan nilai ini kita bisa meningkatkan kinerja kita sebagai Guru.

Artikel ini berisi Informasi yang bersumber dari berbagai sumber di internet menngenai Nilai Hasil UKG Tahun 2015 kemarin.

Bagi sahabat yang belum mengetahui nilai masing-masing bisa melihatnya melalui Link Downliad yang sudah kami sediakan.
Download Rekapitulasi Nilai Hasil UKG Tahun 2015
Gambar Ilustrasi Hasil UKG 2015
File ini di Unggah di Blog Download Gratis, disanalah sobat bisa mendownloadnya. Di sini kami akan memberikan Link tersebut yang mengarkan ke Blog Download Gratis. Tetapi sebelumnya kami akan kami jelaskan sedikit tentang Tujuan Guru di Laksanakan UKG

Tujuan UKG 2015 adalah untuk memetakan kualitas guru, yang nantinya dijadikan bahan pertimbangan guna pengambilan kebijakan yang berkaitan dengan kenaikan pangkat, promosi jabatan dan lain sebagainya. Selain itu, kompetensi guru yang diperoleh akan digunakan sebagai bahan untuk melakukan peningkatan kompetensi secara berkelanjutan (diklat).
  1. Untuk pemetaan kompetensi guru (kompetensi pedagogik dan profesional)
  2. Untuk melaksanakan program pembinaan dan pengembangan profesi guru dalam bentuk kegiatan pengembangan keprofesian berkelanjutan.
  3. Sebagai entry point sertifikasi guru dalam jabatan.
  4. Sebagai alat kontrol pelaksanaan penilaian kinerja guru.

UKA wajib diikuti semua guru dalam jabatan baik guru PNS maupun bukan PNS. Pelaksanaan UKA melibatkan berbagai instansi antara lain BPSDMPK-PMP, LPMP, dan Dinas Pendidikan propinsi, Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota. Agar seluruh instansi yang terlibat dalam pelaksanaan UKA memiliki pemahaman yang sama tentang mekanisme pelaksanaan UKA, maka perlu disusun informasi yang lengkap tentang mekanisme pelaksanaan UKA tahun 2015.

Dengan demikian sobat bisa Mendownload Rekapitulasi Nilai Hasil UKG Tahun 2015 pada Link yang sudah kami sediakan di bawah ini :

Download Rekapitulasi Nilai Hasil UKG Tahun 2015


Silahkan sobat Download File Rekapitulasi Hasil UKG Tahun 2015 di Blog Tersebut dan File tersebut berformat Microsoft Excel. 

Jika sudah terdownload silahkan buka dan untuk mempermudah pencarian nama sobat silahkan Gunakan CTR + F pada Keyboar, silahkan masukan Nama sobat atau Nomor Peserta UKG, kemudian Enter.

Demikian Informasi mengenai Hasil UKG Tahun 2015 yang bisa kami bagikan kembali, mudah-mudahan informasi ini bermanfaat dan Jangan lupa Like dan bagikan apabila bermanfaat. Terimakasih