-->

Asuransi Pendidikan Anak

Hallo sahabat semunya pada kesempatan ini kami akan berbagi tentang Asuransi Pendidikan Anak, sebelum lebih lanjut ke pembahasan mengenai Asuransi Pendidikan bagi anak, alangkah baiknya kita kenali terlebih dahulu mengenai bagaimana cara mencermati Berinvestasi untuk Biaya Pendidikan Anak.

Perlu kita ketahui bahwa dana pendidikan anak menjadi salah satu anggaran krusial yang perlu disiapkan oleh orang tua sejak dini. Apalagi biaya pendidikan selalu naik setiap tahunnya, bahkan seringkali lebih tinggi dibandingkan tingkat kenaikan harga barang dan jasa. Dengan demikian, tak semua orang tua memiliki persiapan khusus untuk membiayai pendidikan sang buah hati, sehingga beberapa di antaranya sering kelimpungan saat memasuki tahun ajaran baru. 
Illustrasi : Asuransi Pendidikan Anak
Orang tua perlu memiliki tabungan khusus pendidikan anak yang terpisah dari tabungan untuk kebutuhan lainnya. Idealnya para orang tua menyisihkan sebesar 10 persen dari pendapatannya setiap bulan untuk tabungan pendidikan anak. Instrumen tabungan pendidikan anak hendaknya disesuaikan dengan jangka waktu kebutuhan dana pendidikan itu sendiri. Jika kita membaginya akan menjadi investasi dana pendidikan anak jangka pendek (1-3 tahun), menengah (3-5 tahun), dan panjang (lebih dari 5 tahun). 

Makin panjang jangka waktunya, maka harus cari produk investasi yang hasilnya lebih tinggi, karena pendidikan kenaikannya selalu lebih tinggi dari inflasi. Jadi mau tidak mau harus cari produk jangka panjang yang pertumbuhannya lebih tinggi dari inflasi.

Jika sudah mengenal dan mencermati Inventasi untuk Biaya Pendidikan Anak, selanjutnya kita akan mengenalkan Apa yang dimaksud dengan Asuransi Pendidikan Anak dan Apa manfaat kita membeli Asuransi Pendidikan.

Sebenarnya banyak sekali agen-agen yang menawarkan untuk mengikuti Asuransi Pendidikan Anak, tetapi jika tidak mengenal apa yang dimaksud dengan asuransi pendidikan anak dan apa manfaatnya, dengan demikian kita akan kebingungan bahkan akan tergiur dengan ajakan agen-agen tersebut.

Sebenarnya Produk Asuransi Pendidikan adalah gabungan antara produk Asuransi Dwiguna (Endowment Insurance) dan Unitlink. Adapun manfaat utama dari produk Asuransi Pendidikan adalah melindungi orang tuanya atau Life Insurance sekaligus memberikan kepastian dana Pendidikan Anak, bahkan Asuransi Pendidikan memberikan perlindungan atau proteksi kepada orang tua sebagai pencari nafkah, sekaligus memberikan kepastian dana pendidikan, jika terjadi sesuatu dengan orang tua. Selain itu asuransi jiwa memiliki kelebihan yaitu waktu pencairan dapat disesuaikan dengan periode pendidikan, misalnya ketika anak kita masuk TK, SD, SMP, SMA dan kuliah.

Dengan demikian kami akan memberikan rekomendasi 6 Asuransi Pendidikan Anak untuk bapak-ibu kaji dan bisa dijadikan sebagai rujukan Asuransi Pendidikan Anak.

6 Asuransi Pendidikan Anak Terbaik Yang Bisa Dijadikan Rujukan dalam Rumah Tangga :


1. Asuransi Pendidikan Manulife

Yang pertama adalah Asuransi Pendidikan Manulife, asurasni ini adalah salah satu produk yang menawarkan Manulife Education Protector. Asuransi pendidikan ini jenisnya unit link. Artinya, bapak ibu tidak cuman memastikan masa depan anak saja, tetapi juga berinvestasi di produk-produk investasi Manulife, seperti Manulife Dana Pasar Uang, Manulife Dana Ekuitas, Manulife Dana Ekuitas Syariah, dan masih banyak lagi.

Pemegang produk asuransi ini bisa melalui orangtua atau anak. Syaratnya, kalau orangtua, usia minimal adalah 18 tahun dan maksimal 50 tahun. Sementara untuk anak minimal 30 hari maksimal 10 tahun. Masa pertanggungannya berlaku hingga tertanggung berusia 70 tahun. Masa pembayaran preminya fleksibel bisa 5 tahun dan 10 tahun disesuaikan dengan rencana pendidikan dan usia masuk anak.

Manulife ternyata juga menyediakan asuransi pendidikan jenis dwiguna. Produk asuransi tersebut adalah ProGraduate. Program ini memberikan manfaat pembayaran tunai sebagai dana pendidikan yang dibayarkan pada usia 18-23 tahun dan memberikan perlindungan jiwa kepada orangtua sebagai pihak tertanggung. Dengan metode pembayaran premi yang fleksibel,  bisa tahunan, semesteran, kuartalan, atau bulanan.

Nah, jika bapk ibu tertarik dengan Ausransi Pendidikan Manulife silahkan kunjungi langsung produk apa saja yang disediakan pada asurasni tersbut di website resminya www.manulife-indonesia.com

2. Asuransi Pendidikan BCA

PT Bank Central Asia ( BCA) bekerja sama dengan PT AIA Financial meluncurkan produk asuransi pendidikan Proteksi Edukasi Prima (EduPlan) dengan produk ini orang tua bisa merencanakan pendidikan anak mereka sejak dini. Dia menjelaskan, produk ini sudah bisa membeli polis dari EduPlan sejak anak mereka berusia 15 hari. 

Pendidikan memiliki pernanan penting dalam meningkatkan taraf hidup, namun biaya kerap menjadi tantangan bagi masyarakat dalam menyelesaikan pendidikan. BCA bersama AIA menghadirkan EduPlan untuk membantu orang tua merencanakan pendidikan anak sejak dini.

EduPlan merupakan asuransi jiwa tradisional yang tidak hanya menjadi sarana menabung dana pendidikan oleh orang tua saja, tetapi juga akan membebeaskan premi bila terjadi risiko pada pemegang polis. 

Adapun premi yang dibayarkan berjumlah tetap tergantung periode asuransi yang diinginkan mulai dari 5 tahun hingga 10 tahun. Pemberian manfaat dari dana pendidikan dilakukan sebanyak 5 kali dengan total manfaat sebesar 200 persen. Masing-masing periode pemberian jaminan dilakukan ketika anak berusia 18 tahun sebesar 80 persen, 40 persen di usia 19 tahun, 40 persen di usia 20 tahun dan 40 persen di usia 21 tahun. 

3. Asuransi Pendidikan BRI

Asuransi pendidikan BRI bekerja sama dengan Sequis yang siap memberikan jaminan dana pendidikan dan keselamatan jiwa. Dikutip dari website resminya Sequis, pihak tertanggung cukup membayar premi selama 8 tahun dan dapat menikmati asuransi hingga 18 tahun. Apabila tertanggung mengalami kematian dan kecelakaan maka ia akan mendapatkan uang sebesar 150 persen dari uang pertanggungan. Sementara dana pendidikan yang didapat sebesar 150 persen dari uang pertanggungan.

4. Asuransi pendidikan Mandiri

Mandiri Sejahtera Cerdas merupakan salah satu produk asuransi andalan mereka. Sama seperti produk asuransi pendidikan lainnya, penentuan premi dan uang pertanggungannya juga fleksibel disesuaikan dengan kebutuhan.

Keunggulannya adalah adanya pemberian loyalti bonus sebesar 1,5 persen di akhir tahun kelima. Hingga pilihan dana investasi yang beragam sesuai dengan profil risiko yang diinginkan. Jadi gak cuman menjaga kebutuhan masa depan pendidikan anak, tetapi sebagai orangtua juga bisa sekalian investasi.

Syaratnya untuk menjadi nasabah ini, pihak tertanggung harus berusia 17 tahun sampai 59 tahun dan anaknya harus berusia 0 sampai 15 tahun. Minimum preminya adalah Rp 2.500.000 per tahun.

5. Asuransi pendidikan BNI

Mereka memiliki produk Solusi Pintar untuk asuransi pendidikannya. Dana pendidikannya diberikan bertahap mulai dari SD, SMP, SMA, hingga perguruan tinggi. Besarannya SD 20 persen dari uang pertanggungan, SMP 30 persen, SMA 40 persen, dan perguruan tinggi 100 persen. Jumlah uang pertanggungannya disepakati antara nasabah dengan BNI.

Masa pembayaran preminya berkisar 9 tahun sampai 17 tahun. Maksimum sampai pihak tertanggung berusia 65 tahun.

6. Asuransi pendidikan Prudential

PRUlink edu protection merupakan asuransi andalan dari Prudential. Dikutip dari website resminya, mereka minimum preminya Rp 500.000 per bulan. Asuransi tersebut bisa memberikan perlindungan untuk orang tua dan anak sekaligus dalam satu polis. Keuntungannya pun bisa didapatkan sampai anak berusia 18 sampai 25 tahun.

Masa perlindungannya adalah sampai pihak tertanggung meninggal dunia dengan batas usia 99 tahun dan cacat total sebelum berusia 70 tahun. Untuk lebih jelasnya silahkan bapak ibu kunjungi langsung website resminya di www.prudential.co.id  

Semoga dengan artikel ini kita mempunyai gambaran tentang Apa yang dimaksud dengan Asuransi Pendidikan Anak, dan bagimana cara memilih Asuransi yang terbaik untuk kita jadikan sebagai agen Asuransi untuk Pendidikan Anak kita dimasaya yang mendapatang.

Jika artikel ini bermanfaat, silahkan bapak ibu share ke jaringan sosial melalui tombol yang sudah disediakan. Terimakasih

Alat Permainan Edukatif (APE) PAUD

Hallo teman-teman semuanya pada kesempatan ini kami akan membagikan berbagai macam jenis Alat Permainan Edukatif (APE) PAUD yang bisa dituangkan pada RKAS BOP PAUD Tahun 2019, dengan demikian teman-teman bisa secara mudah untuk pengisian dibagian Alat Permainan Edukatif (APE) PAUD.

Baca Juga : Download Contoh RKAS BOP Tahun 2019

Alat Permainan Edukasi diciptakan selain untuk bermain juga memberikan pelajaranan untuk anak serta pengalaman lainnya sesuai dengan usia mereka.  Inilah jenis-Jenis APE yang perlu diketahui:
Alat Permainan Edukatif (APE) PAUD

1. APE CIPTAAN MONTESSORI

Beberapa lembaga Luar dan dalam negeri telah banyak menggunakan dan mengembangkan APE berdasarkan ciptaan Dr. Maria Montessori ini. Dr. Maria Montessori menciptakan alat permaina edukatif yang memudahkan anak mengingat konsep-konsep yang akan dipelajari tanpa perlu bimbingan sehingga memungkinkan anak bekerja secara mandiri. APE ciptaannya teah dirancang sedemikian rupa sehingga anak mudah memeriksa sendiri bila salah dan segera menyadarinya.Jenis APE yang telah dikembangkan di Indonesia berkar dari konsep Montessori. Di antaranya adalah papan bentuk bidang I dan papan bentuk bidan II serta kantong keterampilan tangan untuk melatih kemadirian.

2. APE UNTUK KEMAMPUAN BERBAHASA PEABODY

Alat Permainan edukatif APE yang dikembangkan Elizabeth Peabody yang terdiri atas dua boneka tangan yang berfungsi sebagai tokoh mediator, yaitu tokoh P. Mooney dan Joey. Boneka dilengkapi papan magnet, gambar-gambar, piringan hitam berisi lagu, dan tema cerita serta kantong pintar sebagai pelengkap.APE karya Peabody ini memberikan program pengetahuan dasar yang mengacu pada aspek pengembangan bahasa, yaitu kosakata yang dekat dengan anak. Tema-tema yang dipilih dan diramu harus relevan dengan pengetahuan dan budaya anak setempat.Dewasa ini konsep APE yang dikembangkan Elizabeth Peabody ini, merupakan cikal bakal tumbuhnya pengembang boneka tangan dan boneka jari dalam pembelajaran yang banyak dilakukan dilembaga-lembaga PAUD di Indonesia.

3.  BALOK CRUISSENIRE

George Cruissenaire menciptakan balok Cruissenaire untuk mengembangkan kemampuan berhitung pada anak, pengenalan bilangan, dan untuk meningkatkan keterampilan anak dalam bernalar.

4. APE CIPTAAN FROEBEL

Froebel memiliki alat khusus yang dikenal dengan balok Blocdoss. APE ini berupa balok bangunan, yaitu suatu kotak besar berukuran 20 x 20 cm yang terdiri dxari balok-balok kecil berbagai ukuran yang merupakan kelipatannya.

Balok Blocdoss dikenal dengan istilah kotak kubus dalam program pendidikan TK di Indonesia. Kotak kubus ini banyak digunakan sebagai salah salah jenis APE untuk melatih motorik dn daya nalar anak.

5. BONEKA JARI

Boneka jari ini terbuat dari kain yang tidak mudah robek dan lembut sifatnya, diantaranya dari kain planel, kain woll atau kain perca. Untuk membuat boneka jari ini, kain dibentuk sesuai dengan figur cerita. Satu narasi bisa dapat memerlukan hingga 10 boneka. Banyak bentuk dan jenis boneka jari sesuai dengan tema yang ingin dimainkan, ada seri tertentu seperti seri binatang, keluarga, kartun dan lain sebagainya.

6. PUZZLE BESAR

Legpuzzel atau teka-teki ini untuk dimainkan anak usia 5 tahun. Permainan ini dari triplek yang terdiri dari dua bagian dengan ukuran yang sama. Satu bagian dibuat lukisan sederhana.

Tujuan permainan ini adalah agar anak mengenal bentuk, melatih daya pengamatan dan daya konsentrasi anak, serta melatih keterampilan jari-jari anak.

7. KOTAK ALFABET

Kotak ini berisi huruf-huruf alfabet yang dibuat di atas potongan karton dupleks berukuran 5 x 5 cm. Permaian ini dibuat untu anak yang berumur 5 tahun yang sedang belajar membaca.

8. KARTU LAMBANG BILANGAN

Kartu ini berisikan tulisan angka dari 1 sampai dedngan 50, 1 sampai dengan 100, dan sebagainya. Kartu ini dibuat dari bahan kertas dupleks berukuran 5 x 5 cm. tujuan permainan ini adalah agar anak mengenal lambang bilangan, dan belajar menghitung.

9. KARTU PASANGAN

Kartu ini dimainkan anank usia 4 – 6 tahun. Permainan ini terbuat dari bahahn kertas dupleks berukuran 10 – 8 cm. setiap kartu diberi gabar secara berpasangan.

10. PUZZLE JAM

Pezzle ini terbuat dari tripleks ukuran 30 x 20 cm, sesuai untuk anank usia 5 – 6 tahun. Papan terbuat dari bahan yang sama, diberi gambar sebuah jam lengkap dengan jarum penunjuk.

11. LOTO WARNA

Permainan ini untuk anak usia 3 – 4 tahun dibuat dari triplek atau dupleks yang bentuk sedemikian rupa dapat dimainkan secara perorangan atau bersama-sama kelompoknya.

12. LOTO WARNA DAN BENTUK

Permainan ini dapat dimainkan secara perorangan atau kelompok oleh anak usia 4 tahun ke atas. Dibuat dari triplek atau dupleks, dan permainan ini terdiri dari papan loto berukuran 17,5 x 17,5 cm dan 9 kartu loto. Papan loto dibuat 9 bagian. Masing-masing bagian ditempeli dengan bentuk dan warna yang berbeda-beda. Tujuan permainan ini adalah untuk mengembangkandan konsentrasi dan pengamatan anak. Cara bermainnya adalah dengan cara mencampuradukan kartu loto. Kemudian mintalah anak untuk menyusun kartu loto di atas papan loto yang sesuai dengan warna dan bentuk pada setiap bagian.

13. APE ALTERNATIF TRADISIONAL

APE yang dibuat dengan memanfaatkan sumber bahan dari lingkungan dan alam sekitar, dengan pengembangan permainan tradisional secara langsung disesuaikan untuk kebutuhan main anak. Ape ini dapat divariasikan dalam kegiatan bermain seperti main peran dan sentra alam.

Baca Juga : Juknis BOP PAUD Tahun 2019

Demikian postingan kali ini yang bisa kami bagikan, mudah-mudahan bermanfaat dan jangan lupa ikuti postingan selanjutnya kami akan memberikan gambar-gambarnya dari penjelasan Alat Permainan Edukatif (APE) PAUD di atas.

Download Contoh RKAS BOP Tahun 2019

Hallo teman-teman semua pada kesempatan ini kami akan share Contoh RKAS BOP Tahun 2019, perlu diketahui pada postingan sebelumnya kami sudah bagikan Juknis BOP PAUD Tahun 2019 tentunya banyak perubahan dari jukni sebelumnya, artinya kita membuat RKAS BOP PAUD Tahun 2019 tentunya ada sebagian yang harus kita buang jika kita mengacu pada RKAS Tahun 2018.

Dengan demikian kami akan membagikan kembali Contoh RKAS BOP Tahun 2019 yang bisa teman-teman pelajari secara mandiri di lembaga masing-masing.
Cover Proposal Bantuan BOP PAUD 2019
Yang harus teman-teman perhatikan dalam Juknis BOP Tahun 2019 ini adalah mengenai Persentase pada bagian-bagian komponen BOP Tahun 2019 ini yang tertuang pada Permendikbud Nomor 4 Tahun 2019, dimana Komponen Pembiayaan sudah diatur di sana, seperti :

Kegiatan Pembelajaran dan Bermain (Minimal 50% )
  1. Bahan pembelajaran peserta didik yang dibutuhkan sesuai dengan kegiatan, tematik (minimal 45%);
  2. Penyediaan Alat Permainan Edukatif (APE) (maksimal 40%);
  3. Penyediaan alat mengajar bagi pendidik (maksimal 15%).
Kegiatan Pendukung (Maksimal 35%)
  1. Penyediaan makanan tambahan;
  2. Pembelian alat-alat Deteksi Dini Tumbuh Kembang (DDTK), pembelian obat-obatan ringan, dan isi kotak Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K);
  3. Kegiatan pertemuan dengan orang tua/wali murid (kegiatan parenting);
  4. Memberi transport pendidik dan/atau
  5. Penyediaan buku administrasi.
Kegiatan Lainnya (Maksimal 15%)
  1. Perawatan sarana dan prasarana;
  2. Dukungan penyediaan alat-alat publikasi PAUD;
  3. Langganan listrik, telepon/internet, air.
Komponen Pembiayaan di atas harus diperhatikan ketika membuat RKAS BOP PAUD Tahun 2019 ini agar bisa diterima oleh Dinas Pendidikan masing-masing yang akan diteruskan ke Direktorat Pendidikan Anak Usia Dini.

Untuk lebih jelasnya silahkan sobat Download dulu Juknis BOP PAUD Tahun 2019 DI SINI

Untuk mempermudah dalam pembuatan RKAS BOP PAUD Tahun 2019 ini, silahkan sobat Download Contoh RKAS BOP Tahun 2019 pada Link di bawah ini :

Download Contoh RKAS BOP Tahun 2019


Semoga contoh RKAS BOP tersebut bermanfaat dan bisa digunakan di lembaga masing-masing, ingat RKAS tersebut sebagai contoh saja ya teman-teman.

Jika bermanfaat artikel ini, silahkan teman-teman bagikan artikel ini pada jaringan sosial, atau grup facebook, Whatsap  PAUD, sebelumnya kami ucapkan terimakasih.


Juknis BOP PAUD Tahun 2019

Hallo sahabat PAUD Baitul Fiqri pada kesempatan ini kami akan bagikan kembali Juknis BOP PAUD Tahun 2019 dikarenakan teman-teman masih banyak menakan Juknis BOP Tahun 2019 ini, karena dimasing-masing Lembaga PAUD masih kesulitan dalam membuat RKAS BOP Tahun 2019 ini, mungkin dikarenakan belum membaca dari Juknis BOP tersebut.

Mungkin setelah memposting Juknis BOP PAUD Tahun 2019 ini, kami akan membagikan juka Contoh RKAS BOP Tahun 2019 yang sudah diperiksa oleh Dinas Pendidikan yang bisa dipelajari oleh teman-teman semua di lembaga masing-masing.
Juknis BOP PAUD Tahun 2019
Sebelum ke Contoh RKAS BOP Tahun 2019, alangkah baiknya teman-teman membaca dulu Juknis BOP PAUD Tahun 2019 ini.

Berikut kami sajikan Juknis BOP PAUD Tahun 2019


Pemerintah dalam hal ini Kemendikbud telah menerbitkan Permendikbud Nomor 4 Tahun 2019 Tentang Juknis BOP PAUD Tahun 2019 dengan istilah Petunjuk Teknis (Juknis) Penggunaan DAK Nonfisik Bantuan Operasional Penyelenggaraan (BOP) Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Tahun 2019. Menurut Permendikbud Nomor 4 Tahun 2019 Tentang Juknis BOP PAUD Tahun 2019, tujuan adanya Bantuan Operasional Penyelenggaraan (BOP) Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Tahun 2019 adalah 1) Untuk meringankan beban masyarakat terhadap pembiayaan pendidikan dalam penyelenggaraan pendidikan anak usia dini yang bermutu, Pemerintah mengalokasikan dana alokasi khusus nonfisik bantuan operasional penyelenggaraan pendidikan anak usia dini; 2) Untuk membantu Pemerintah Daerah dalam mewujudkan peningkatan akses masyarakat terhadap pendidikan anak usia dini yang adil dan lebih bermutu, Pemerintah mengalokasikan dana bantuan biaya operasional penyelenggaraan pendidikan anak usia dini. 

Menurut Permendikbud Nomor 4 Tahun 2019 Tentang Juknis BOP PAUD Tahun 2019, dinyatakan bahw yang dimaksud Dana Alokasi Khusus Nonfisik Bantuan Operasional Penyelenggaraan Pendidikan Anak Usia Dini selanjutnya disebut DAK Nonfisik BOP PAUD adalah dana yang dialokasikan dalam anggaran pendapatan dan belanja negara kepada daerah untuk membantu penyediaan pendanaan biaya operasional nonpersonalia bagi satuan pendidikan yang menyelenggarakan program pendidikan anak usia dini.

Pasal 2 Permendikbud Nomor 4 Tahun 2019 Tentang Petunjuk Teknis (Juknis) Penggunaan DAK Nonfisik Bantuan Operasional Penyelenggaraan (BOP) Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Tahun 2019, menyatakan bahwa Petunjuk teknis Juknis penggunaan DAK Nonfisik BOP PAUD dimaksudkan untuk memberikan acuan/pedoman bagi Pemerintah Provinsi Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta, pemerintah kabupaten/kota, dan satuan pendidikan yang menyelenggarakan PAUD dalam penggunaan serta pertanggungjawaban keuangan DAK Nonfisik BOP PAUD.

Pasal 3 Permendikbud Nomor 4 Tahun 2019 Tentang Petunjuk Teknis (Juknis) Penggunaan Dana Alokasi Khusus (DAK) Nonfisik Bantuan Operasional Penyelenggaraan (BOP) Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Tahun 2019, menyatakan bahwa Petunjuk Teknis (Juknis) DAK Nonfisik BOP PAUD tahun 2019 bertujuan: a) pemanfaatan DAK Nonfisik BOP PAUD tepat sasaran dalam mendukung operasional penyelenggaraan PAUD secara efektif dan efisien; dan b) pertanggungjawaban keuangan DAK Nonfisik BOP PAUD dilaksanakan dengan tertib administrasi, transparan, akuntabel, tepat waktu, serta terhindar dari penyimpangan.

Menurut Pasal 6 Permendikbud Nomor 4 Tahun 2019 Tentang Juknis BOP PAUD Tahun 2019, Besaran DAK Nonfisik BOP PAUD dari pemerintah pusat ke Pemerintah Provinsi Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta dan pemerintah kabupaten/kota untuk satuan biaya BOP PAUD sebesar Rp 600.000,00 (enam ratus ribu rupiah) perpeserta didik pertahun.

Baca Juga : Download Contoh RKAS BOP Tahun 2019

Pada Pasal 7 Pasal 6 Permendikbud Nomor 4 Tahun 2019 Tentang Juknis BOP PAUD Tahun 2019, dinyatakan bahwa Sasaran program DAK Nonfisik BOP PAUD merupakan satuan pendidikan yang menyelenggarakan PAUD dengan peserta didik yang terdata dalam data pokok pendidikan anak usia dini dan pendidikan masyarakat (Dapodik PAUD dan Dikmas). Lebih lengkap tentang Juknis BOP PAUD Tahun 2019 silahkan download dan baca Permendikbud Nomor 4 Tahun 2019 Tentang Petunjuk Teknis(Juknis) Penggunaan Dana Alokasi Khusus (DAK) Nonfisik Bantuan Operasional Penyelenggaraan (BOP) Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Tahun 2019.

Download Juknis BOP PAUD Tahun 2019


Demikian postingan kali ini tentang Juknis BOP PAUD Tahun 2019 yang diatur pada Permendikbud Nomor 4 Tahun 2019 Tentang Petunjuk Teknis (Juknis) Penggunaan DAK Nonfisik Bantuan Operasional Penyelenggaraan (BOP) Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Tahun 2019. Semoga bermanfaat. Jangan lupa share ke jaringan sosial yang teman-teman gunakan. Terimakasih

Pelajaran untuk Anak PAUD

Hallo bunda-bunda PAUD yuk kita lihat apa saja sih Pelajaran untuk Anak PAUD yang harus kita terapkan di lembaga Pendidikan Anak Usia Dini?. Nah.. artikel kali ini kami akan menyajikan Pengenalan Pelajaran untuk Anak PAUD yang sudah kami rangkum dari berbagai sumber.

Untuk sebagai orang tua, khususnya yang bekerja, Paud adalah dewa penolong yang menggantikan tugasnya. Namun, tetap harus menyempatkan waktu untuk mendampingi si kecil. karena proses belajar dan bermain pada usia tersebut adalah dasar perkembangannya.
Pelajaran untuk Anak PAUD
Pelajaran untuk agama Islam atau agama lain, harus tetap dikotrol oleh orangtua di rumah. Jika tidak mulai hari ini, mau kapan lagi, maka dari itu sempatkanlah.

Materi Pembelajaran PAUD

Ini ada beberapa tips untuk tutor di lembaga PAUD dalam mendidik anak usia dini agar mereka dengan mudah mengingat materi Paud yang sudah diajarkan. Ini sudah termasuk kumpulan beberapa muatan materi K13 PAUD. 

1. Mengenalkan huruf dan bunyi-bunyian kepada anak-anak

Materi yang diajarkan di Paud oleh guru di kelas adalah 26 huruf abjad, baik huruf besar atau huruf kecil. Mereka juga belajar menulis, seperti nama sendiri, nama teman, dll. Nah, Bunda di rumah juga bisa membantu mengingatkan mereka dengan bermain memilih huruf, menyusun huruf, menonton video tentang hewan, dll.

2. Kenalkan macam-macam Warna dan bentuk dari sebuah objek

Materi parenting Paud yang bisa diajarkan di rumah, mulai dari mengajukan beberapa pertanyaan untuk mengingatkan kembali, contoh pelajaran Paud misalnya:

Apel warnanya apa?
Bola itu bentuknya seperti apa?
Kuping letaknya dimana?

3. Belajar angka dan berhitung

Mengulang dengan menghitung jumlah mainan, jumlah pensil yang dimiliki, atau menggunakan kalender.

4. Menggambar, mewarnai, dan menggunting

Untuk melatih motorik halus, bunda bisa mengajak anak untuk menggambar atau mewarnai apa saja yang mereka suka. Menggaris, menggunting, dll bisa dilakukan agar semakin banyak variasi gerak yang mereka lakukan.

5. Ajak bersosialisasi

Materi parenting paud terakhir di ulas di sini, adalah mengajarkan anak untuk bersosialisasi. Biarkan mereka bermain dengan teman-temannya, jangan terlalu banyak dilarang selama masih dalam batas kewajara. Mintalah untuk menyalami tamu atau sodara yang datang berkunjung.

6. Gunakan Buku PAUD yang sesuai

Rekomendasi buku Pembelajaran PAUD yang berisi Berlatih Mengenal huruf, Berlatih Menarik Garis, Berlatih Mewarnai Gambar, Berlatih Menggunting, Mencocok, dan Merekat, Berlatih Menulis Huruf Hija’iyah, dan Berlatih Mengenal Angka.

Mudah-mudahan artikel ini tentang Pelajaran untuk Anak PAUD bermanfaat dan bisa menambah wawasan kita dalam mendalami materi apa saja yang harus kita berikan kepada Anak Usia Dini di lembaga masing, jangan lupa bagikan arikel ini ke jaringan sosail yang bunda gunakan. Terimakasih

Psikologi Anak Usia Dini

Hallo sahabat semuanya kali ini saya akan memberikan sebuah potingan tentang Psikologi Anak Usia Dini, artikel ini cocok buat bunda-bunda PAUD ketahui, artikel ini diambil dari situs alodokter.com.

Berbicara mengenai masalah anak tidak akan ada habisnya, terkadang membuat orang tua menjdi bingung dan panik. Langkah paling bijak adalah memahami setiap psikologi yang ditunjukkan pada anak.

Berbagai aspek harus diperhatikan pada masa tumbuh kembang anak, termasuk dari sisi psikologis. Orang tua harus memahami berbagai sisi psikologi anak usia sejak dini agar pertumbuhan anak maksimal.

Memahami psikologi perkembangan anak usia dini adalah sebuah keharusan baik bagi para orang tua maupun guru-guru, masa anak usia dini merupakan masa penting dalam perkembangan anak itu sendiri. Pada masa emas tersebut anak mulai sensitif terhadap berbagai rangsangan, setiap anak secara individual akan mempunyai tingkat perkembangan kepekaan yang berbeda-beda seiring perkembangan dan pertumbuhan masing-masing anak.
Psikologi Anak Usia Dini
Masa usia dini merupakan periode perkembangan anak pada usia antara dua tahun hingga enam atau tujuh tahun. Pada masa ini, anak-anak mengalami perkembangan yang pesat, mulai dari segi fisik, emosional, pengetahuan, hingga kemampuan.

Ada tiga sisi perkembangan masa usia dini yang berpengaruh pada psikologi anak, yaitu:

1. Tumbuh Kembang Fisik

Perkembangan fisik anak usia dini merupakan hasil dari interaksi antara faktor keturunan dan lingkungan. Pada masa ini, penting untuk menciptakan lingkungan yang dapat merangsang pertumbuhan dengan membiarkan anak bereksplorasi dan mencoba hal baru. Hal ini karena otak tumbuh pesat pada usia 2-6 tahun, hingga mencapai sekitar 90% otak dewasa, yang diiringi oleh pesatnya kemampuan kognitif (nalar/berpikir).

2. Tumbuh Kembang Kognitif

Perkembangan kognitif anak sudah mulai dapat dikenali ketika anak-anak sudah mampu belajar dengan menggunakan simbol-simbol, seiring perkembangan linguistik atau kemampuan mereka dalam menguasai bahasa yang digunakan. Pada masa ini, imajinasi dan memori juga Hanya saja, anak pada masa ini belum sepenuhnya mampu berpikir logis, hubungan sebab-akibat, persepsi waktu, dan perbandingan.

3. Tumbuh Kembang Sosial dan Emosional

Perkembangan sosial dan emosional merupakan dua sisi yang saling berkaitan. Perkembangan ini biasanya melibatkan perolehan nilai, pengetahuan, dan keterampilan yang memungkinkan anak-anak untuk berhubungan dengan orang lain secara efektif dan berkontribusi dengan cara yang positif kepada keluarga, sekolah dan masyarakat.

Waspadai Pelecehan Psikologis ni yang sangat penting bagi kita sebagai tutor di lembaga anak usia dini (PAUD) masing-masing, bahwa pelecehan psikologis memiliki dampak negatif yang tidak sedikit pada psikologi anak. Sayangnya, pelecehan jenis ini biasanya dilakukan oleh orang-orang terdekat, termasuk orangtua, saudara, maupun pengasuh.

Jangan anggap remeh pelecehan psikologi pada anak. Beberapa contoh pelecehan psikologis antara lain memanggil dengan sebutan negatif, mempermalukan, mengancam, serta membiarkan anak melihat pelecehan yang dilakukan pada orang lain. Hal ini sering kita kenal dengan perundungan (bully). Selain itu, pelecehan psikologis juga dapat terjadi ketika orangtua mengabaikan keberadaan anak.

Dampak buruk pelecehan psikologi anak antara lain perkembangan mental yang lambat, kesulitan memiliki hubungan yang sehat, hingga dapat memicu masalah di sekolah. Selain itu, pelecehan psikologis pada anak juga dapat mengakibatkan gangguan seperti kecemasan, stres, depresi pascatrauma, dan penurunan tingkat percaya diri.

Tak dapat dipungkiri, menjadi orang tua merupakan salah satu tugas yang berat. Meski cedera akibat pelecehan psikologis tidak terlihat, namun banyak dampak negatifnya pada anak. Jika perlu, konsultasikan permasalahan psikologi anak pada psikolog atau dokter anak.

Mengenal psikologi perkembangan anak usia dini

Perkembangan anak dan pertumbuhannya mempunyai keterkaitan karena perkembangan fisik dan motorik berhubungan dengan perkembangan psikisnya, karena itu psikologi perkembangan tersebut tidak dapat dipisahkan dengan perkembangan dan pertumbuhan anak tersebut secara menyeluruh.

Pada masa emas tersebut seorang anak akan mengalami pertumbuhan dan perkembangan pada tingkat yang drastis yang mencakup perkembangan berfikir, perkembangan motorik, perkembangan emosi, perkembangan sosial dan tentu saja perkembangan fisiknya. Masa ini terjadi pada usia 0 sampai 8 tahun dan pada periode berikutnya tidak akan terjadi lagi lonjakan perkembangan tersebut. Oleh karena itu setiap orang tua harus memberikan perhatian khusus pada usia penting dalam perkembangan seorang anak karena nantinya akan memberikan pengaruh pada perkembangan dan kehidupan anak di masa berikutnya.

Memahami psikologi perkembangan anak usia dini

Pemahaman akan hal tersebut akan sangat membantu orang tua dalam mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak secara keseluruhan, setiap anak pada usia dini akan mengalami perkembangan pada beberapa aspek penting dalam kehidupannya. Diantaranya sebagai berikut :

Perkembangan kognitif

Perkembangan kemampuan kognitif anak terjadi dalam empat tahap yaitu tahap sensor motor yang terjadi saat usia anak 0-2 tahun, pada tahap ini seorang anak mulai memiliki kemampuan gerakan refleks. Tahap kedua adalah pra-operasional yang terjadi pada usia 2-7 tahun. Pada tahap pra-operasional ini anak akan mulai dapat menerima rangsangan namun sifatnya masih terbatas. Selanjutnya tahap konkret operasional yang terjadi pada usia 7-11 tahun dimana seorang anak sudah mulai dapat berfikir secara rasional dan mampu menjalankan operasional yang nyata. Tahap terakhir pada perkembangan kognitif adalah formal operasional dimana anak beranjak remaja. Pada tahap ini anak mampu berfikir dengan menggunakan hipotesa untuk memecahkan masalah.

Perkembangan fisik

Perkembangan fisik anak pada usia dini berkaitan dengan perkembangan motoriknya yang dibagi dalam perkembangan motorik halus dan motorik kasar.

Perkembangan bahasa

Ada tiga periode yang terjadi dalam perkembangan kemampuan bahasa seorang anak yaitu periode pre-lingual yang terjadi pada usia 0-1 tahun dimana anak sudah mulai mengoceh, periode lingual pada usia 1-2,5 tahun dimana anak sudah mampu membuat kalimat dan periode diferensiasi yang terjadi pada usia anak 2,5-5 tahun dimana seorang anal mempunyai kemapuan bahasa yang baik dan benar.

Perkembangan sosio-emosional

Perkembangan kemampuan sosio-emosional anak sangat penting dalam psikologi perkembangan anak usia dini karena pada perkembangan ini akan terbentuk rasa percaya diri dan perkembangan kemandirian dalam dirinya.

Mungkin cukup sekian artikel kali ini tentang mengenai Psikologi Anak Usia Dini yang harus kita pelajari untuk dikembangkan di Lembaga PAUD kita, mari kita mendalami Psikologi Anak Usia Dini untuk kemajuan pendidikan anak usia dini yang kita hadapi di lapanagn.

Belajar Huruf Hijaiyah

Hallo sahabat semunya kali ini saya akan memberikan sebuah pelajaran bagaimana Belajar Huruf Hijaiyah mulai dalam dari pengenalan hurufnya, tapi sebelumnya saya minta maaf jika artikel ini kurang berkenan. 

Pernah saya membaca penjelasan dari salah satu web bahwa belajar membaca alquran hal yang mendasar adalah mengetahui Huruf Hijaiyah dan cara bacanya. Oleh karena itu dalam artikel kali ini saya akan mengenal 29 huruf hijaiyah.

Dalam postingan ini saya sarankan dalam mempelajari huruf hijaiyah dan tau cara membaca nya, sebaiknya sobat print out hurup-hurup hijaiyah yang sudah saya bagikan dalam postingan ini.

Berikut Huruf Hijaiyah Lengkap dengan Latinnya:


Huruf-huruf di atas sangat bagus untuk diperkenalkan kepada Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di lembaga kita, tetapi ada beberapa hal yang harus diperhatikan seperti Tanda Baca dan Tatanan Huruf Hijaiyah. Berikut saya jelaskan sedikit apa yang dimaksud Tanda Baca.

Tanda Bacanya yang dimaksud adalah tanda harakat untuk menandai sebuah huruf Hijaiyah tersebut, apakah dibaca ‘a / an’ (fath}ahtain), ‘i /in’ (kasrah/ kasrahtain), ‘u /un’ (d}amah / d}amahtain), atau huruf tersebut dibaca dengan bacaan dobel (tasydid) atau mati (sukun).

Ibarat kata, tanda baca di sini adalah huruf vokal dan huruf hijaiyahnya adalah huruf konsonannya, nggak jauh beda dengan pelajaran Bahasa Indonesia, yang ada huruf konsonan dan huruf vokalnya.

Tatanan Huruf Hijaiyah, jika dalam tatanan bahasa Indonesia kita dikenalkan dengan tatanan huruf  a, b, c, d, e sampai akhir, yakni huruf z. Maka, dalam tatanan huruf hijaiyah inipun juga ada tatanannya.

Tatanan huruf hijaiyah ini adalah huruf Arab, maka penulis ingin memberikan keterangan lebih dahulu mengenai penyalinan atau penggantian huruf Arab tersebut ke bahasa Indonesia (transliterasi).

Hal ini penulis maksudkan, agar semuanya tahu, bahwa ada huruf-huruf yang aslinya dibaca dengan akhiran huruf ‘O’, karena sudah di salin atau di ganti (transliterasi), maka hurufnya tertulis menjadi ‘A’. Contoh: huruf …, yang aslinya dibaca ro, tetapi dalam penulisan diganti atau terbaca menjadi ‘ra’.

Mungkin cukup sekian artikel kali ini yang bisa saya bagikan mudah-mudahan bermanfaat, jangan lupa bagikan artikel ini ke sosial media yang sobat punya.

Lagu Buat Anak "Bebek Wek Wek Wek"

Hallo bunda-bunda PAUD, mungkin bunda butuh ni dengan Labu Buat Anak PAUD di Satuan Pendidikan masing-masing dengan judul lagunya "Bebek Wek Wek Wek".

Lagu ini kami dapat dari Ruang Guru PAUD di sana sobat bisa mendengarkannya langsung ketika bunda klik tombol Play.
Lagu Buat Anak "Bebek Wek Wek Wek"
Tetapi dalam komnetar di sana, masih banyak yang kesulitan untuk mendownload lagu tersebut. Nah.. pada kesempatan ini kami akan mempermudah bunda-bunda dalam mendownloadnya untuk di ajarkan kepada anak-anak di sekolah.

Sebab kami Upload video ini ke dalam Google Drive kami, artinya sangat mudah untuk didownload walapun bunda downloadnya di Handphone.

Silahkan Download Lagu Buat Anak "Bebek Wek Wek Wek" pada Link Di bawak ini:

Download Lagu Buat Anak "Bebek Wek Wek Wek"

Mudah-mudahan bermanfaat, jangan lupa bunda bagikan artikel ini ke jaringan sosial yang bunda gunakan, atau di grup-grup guru PAUD di Kecamatan masing. Terimakasih